Faktor di angkatnya bahasa melayu menjadi bahasa persatuan, Bahasa Indonesia

Posted by Asia Website on 06:18 AM, 30-Nov-13

Under: Pengetahuan

Faktor di angkatnya bahasa melayu menjadi bahasa persatuan, Bahasa Indonesia

Pertanyaan yang sering muncul di kalangan pemakai Bahasa Indonesia adalah: " Mengapa bahasa Melayu yang diangkat menjadi Bahasa persatuan yaitu Bahasa Indonesia? Dan mengapa bukan bahasa-bahasa Daerah lain yang di angkat menjadi bahasa persatuan? Misalnya bahasa Jawa yang sudah cukup banyak di gunakan oleh masyarakat Indonesia pada waktu itu, atau bahasa lain yang cukup banyak pemakainya?

Ada empat faktor yang menjadi penyebab di angkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan Indonesia.

(1.) Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. Bahasa melayu merupakan Linguafrance di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Dan merupakan bahasa perhubungan dalam perdagangan. Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pusat Agama Islam. Dengan bantuan para pedagang bahasa Melayu di sebarkan keseluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan. Sehingga bahasa Melayu menjadi bahasa penghubung antar individu. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian besar penduduk, Gubernur Jendral Hindia Belanda Rochusen menetapkan bahwa bahasa Melayu di jadikan bahasa pengantar di sekolah-sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bumi putra.

Dari satu segi kita katakan bahwa masa pendudukan Jepang telah membantu makin tersebarnya bahasa Indonesia, karena pemerintah Jepang melarang pemakaian bahasa musuh seperti bahasa Belanda dan Inggris. Oleh sebab itulah, Bahasa Indonesia mengalami kontak sosial di seluruh wilayah Indonesia dengan berpuluh puluh bahasa daerah yang berada di Indonesia.

(2.) Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sederhana, di tinjau dari segi fonologi, morfologi, dan sintaksis. Karena sistemnya yang sederhana itu, bahasa melayu mudah di pelajari. Dalam bahasa ini, tak di kenal tingkatan bahasa seperti dalam bahasa jawa dan bahasa Bali, atau pembedaan pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus seperti dalam bahasa Sunda.

(3.) Faktor Psikologis, yaitu bahwa suku bangsa Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa indonesia sebagai bahasa Nasional, semata-mata karena di dasarkan pada segera ditetapkannya bahasa Nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. Ada ke ihlasan mengabaikan semangat dan rasa kesukuan karena sadar akan perlunya kesatuan dan persatuan.

(4.) Kesanggupan bahasa itu sendiri juga menjadi salah satu faktor penentu, jika bahasa itu tak mempunyai kesanggupan untuk dapat di pakai menjadi bahasa kebudayaan dalam arti luas, tentulah bahasa itu akan tak dapat berkembang menjadi bahasa yang sempurna. Kenyataan membuktikan bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa yang dapat di pakai untuk merumuskan pendapat secara tepat dan mengutarakan perasaan secara jelas. Demikianlah beberapa faktor yang menjadi penyebab di angkatnya bahasa melayu menjadi bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia. Sekarang telah jelas masalahnya dan mudah mudahan uraian singkat ini dapat menambah pengetahuan tentang bahasa bagi pemakai bahasa Indonesia.

Baca juga tentang asal usul bahasa jawa:

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

No comments yet. Why not make the first one!

New Comment

[Sign In]
Name:

Email:

Comment:
(Some BBCode tags are allowed)